Kata
steak sendiri berasal dari bahasa Skandinavia "steik" yang dalam
kamus The Oxford English Dictionary memiliki arti irisan daging tebal yang
dipanggang. sejarahnya, steak sudah ada sejak pertengahan abad ke-15. Hal
ini bisa dilihat pada pencantuman resep steak pada buku masak yang ada pada
zaman tersebut.Daging steak yang dipotong tebal ini tidak diberi banyak
tambahan bumbu karena penggunaan daging steak haruslah yang fresh atau segar
dengan tekstur daging yang merah dan kadar airnya masih banyak. Bumbu yang
digunakan untuk memanggang steak biasanya adalah mentega, merica, garam, serta
rempah di daerah asal seperti tyhme, oregano, atau bawang putih.
Waroeng Steak &Shake merupakan restoran dengan basis penyajian
steak lokal kuliner lokal Yogyakarta yang menitik beratkan pada kehalalan
produknya serta slogan harga warung rasa restoran bintang 5.disini peneliti melampirkan data survey segmentasi pasar
yang di dapat dari 36 jumlah responden.
Aspek
Demografi
Lampiran Diagram diatas
menunjukan konsumen jenis kelamin laki-laki merupakan konsumen Waroeng Steak & Shake terbesar di banding dengan Perempuan dengan
rincian :
Laki-Laki = 29 Perempuan = 7
Untuk
variabel usia,konsumen terbesarnya adalah rentang usai 20-30 tahun (20 responden)
yang menunjukan sebagian besar konsumen Waroeng
Steak & Shake adalah kalangan Anak Muda dan Dewasa.
Pelajar dan Mahasiswa adalah
konsumen terbesar restoran tersebut,menunjukan bahwa target pasar yang di tuju
adalah kalangan muda seperti Mahasiswa dan Pelajar (grafik diagram warna biru).
Pelajar/Mahasiswa = 15, Pegawai Swasta = 11, Pegawai Negeri = 10
Secara spesifik rincian pendapatan responden adalah sebagai berikut :
< 1.000.000 = 10 responden
2.000.000
– 3.000.000 = 17 responden
>
5.000.000 = 9 responden
.
Aspek
Psikografi
Mayoritas responden sepakat bahwa menu yang di sajikan restoran Waroeng Steak & Shake telah terjamin kualitas kebersihannya di tunjukan oleh grafik biru sebesar 58% = 21 responden.
2. Kualitas daging yang di sajikan memuaskan
Diagram diatas menunjukan bahwa
presentase responden terhadap kualitas daging yang di sajikan mendapatkan
respon yang positif,terbukti 21 dari 34 responden setuju yang di gambarkan
dengan irisan grafik warna biru (53%),yang merupakan irisan grafik paling
besar.
3.Citarasa dan Inovasi menu yang memuaskan
Kepuasan responden terhadap
citarasa menu di restoran W&S menunjukan presentase yang tinggi yaitu
sebesar 58% (Sangat Setuju) yang jika dalam bentuk angka sebanyak 21 dari 36
responden.
Kesimpulan
Dari hasil survey terhadap segmentasi
pasar Waroeng Steak & Shake ini,dapat di lihat dari aspek Demografis bahwa
mayoritas para konsumen restoran tersebut adalah kalangan muda yang rentang
usianya adalah 20-30 tahun,dengan rata-rata presentase besarnya adalah pelajar
dan mahasiswa. untuk aspek psikografi para responden puas terhadap kualitas dari
restoran tersebut,di buktikan dengan 4 grafik pada aspek psikografi seperti
Kebersihan,kualitas tekstur daging,inovasi citarasa,dan menjadi favorit para
responden.








