Penelitian
Peluang Pasar Coffee Shop (Kedai
Kopi) di Indonesia
A. Latar Belakang
Kopi merupakan
salah satu minuman
yang paling digemari oleh banyak orang. Kopi memang sungguh nikmat jika diminum baik pagi hari atau malam hari ketika pekerjaan menumpuk. Kopi tidak sekedar diteguks aja, tetapi kopi juga
untuk dinikmati.
Kopi merupakan sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan
dan ekstraksi biji tanaman kopi. Kata kopi
berasal dari bahasa Arab qahwah yang
berarti kekuatan.
Karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan yang berenergi tinggi.
Pada masa
sekarang banyak
orang yang senangmengkonsumsi kopi. Baikkalangan anak – anak muda, dewasa dan orang
tua. Hal ini dijadikan gaya hidup mereka. Jika berpergian lalu mereka nongkrong dan mengobrol dengan minum kopi. Atau juga
jika orang ingin bertemu klien untuk membicarakan bisnis nya mereka juga terkadang memilih tempat yang enak untuk mengobrol sambil minum kopi. Karena kopi
memiliki rasa yang sangat unik sehingga disukai oleh banyak
orang. Bisnis minuman seperti ini merupakan bisnis yang menjanjikan dengan tingkat perputaran uang yang sangatcepat
juga Return of Investment atau pengembalian modal juga
cepat. Salah satunya adalah dengan membuka coffee shop
yang menyajikan berbagai jenis minuman kopi yang
diolah agar terasaenak dan membuat konsumen merasa ketagihan dengan kopi tersebut.
Oleh
karena itu penulis tertarik untuk melakukan perencanaan bisnis berupa kedai
kopi yang dapat bersaing dengan kedai-kedai kopi yang sudah menjamur
dimana-mana. Konsep yang akan diterapkan adalah kedai kopi yang menawarkan cita
rasa kopi yang dapat dinikmati oleh segala kalangan dan umur serta memiliki
fasilitas-fasilitas yang menarik minat pengunjung untuk tetap nyaman di
lingkungan kedai. Fasilitas tersebut antara lain, adanya Wifi gratis, desain
ruangan yang menarik/ eye catching, spot foto menarik, tempat parkir
luas, live music,serta kedai kopi yang beroperasi 24 jam.
B. Tujuan Penelitian
1.
Mengukur Peluang
Pasar potensi coffee shop.
2.
Mengukur presentase
daya tarik konsumen terhadap coffee shop.
3.
Memahami level tren
bisnis coffee shop di indonesia.
C. Manfaat Penelitian
Secara garis besar, berdasarkan poin-poin tujuan penelitian diatas adalah sebagai bahan pertimbangan strategi dan langkah apa saja yang akan diambil,dalam menggeluti Bisnis coffee shop yang akhir-akhir ini eksistensinya cukup terdengar ramai di masyarakat Indonesia saat ini.
E. Market Volume,Market Share,dan Data
Berdasarkan jenisnya,
kopi jenis Arabica masih menjadi jenis yang paling banyak diproduksi, yakni
sebanyak 5,93 juta ton setidaknya dalam tiga tahun terakhir secara global. Sementara itu, pasangannya kopi
jenis Robusta diproduksi sebanyak 3,61 juta ton pada periode yang sama. Namun
demikian, pada tahun 2017 produksi kopi Arabica menurun 3,3% year on year
(YoY), sementara jenis Robusta bertambah 8,2%.
Dalam data terbaru dua tahun terakhir 2018-2019
merupakan puncak konsumsi kopi dalam negeri. Pada periode ini, konsumsi kopi
dalam negeri mencapai 4,8 juta kantong biji kopi. Jumlah tersebut empat kali
lebih banyak dibandingkan dengan konsumsi pada 1990/1991.dalam tiga tahun
terakhir, jumlah outlet kedai kopi meningkat hampir
tiga kali lipat. Pada 2016, jumlah outlet kedai kopi
sebanyak 1.083 unit. Pada 2019, jumlahnya sudah lebih dari
2.937 unit.
F. Market Trend
Berdasarkan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian
Kementerian Pertanian, konsumsi kopi nasional pada 2016 mencapai sekitar 250
ribu ton dan meningkat 10,54% menjadi 276 ribu ton. Konsumsi kopi Indonesia
pada periode 2016-2021 diprediksi tumbuh rata-rata 8,22% per tahun. Kemudian
pada 2021, pasokan kopi diprediksi mencapai 795 ribu ton dengan konsumsi 370
ribu ton, sehingga terjadi surplus 425 ribu ton.
E.Competitor Analysist
Sumber : Top Brand Indonesia
Meningkatnya tingkat konsumsi kopi
juga tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat urban yang gemar berkumpul. Dari
faktor tersebut, bisa dibilang prospek bisnis kedai kopi di masa mendatang
masih sangat menjanjikan.tabel
diatas adalah industri kedai kopi yang menjadi “Big Four” nya coffee shop,
yang berhasil mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat Indonesia yang memang
menarik secara branding dan
kualitasnya,setidaknya data valid yang peneliti dapatkan dari situs https://www.topbrand-award.com/top-brand-index/.
|
Competitor |
Assortment |
Home Delivery |
Store Pickup |
Drive Pickup |
Mobile App |
Payment |
|
Janji Jiwa |
Tersedia Minuman dan Makanan |
Gofood/Grabfood App |
Setiap Hari jam kerja |
Tersedia |
Tidak Tersedia |
Kartu dan Bayar di tempat |
|
Kopi Kenangan
|
Tersedia hanya Minuman |
Gofood/Grabfood |
Setiap Hari Jam Kerja (10.00-22;00) |
Tersedia |
Kopi Kenangan App |
Kartu dan Bayar di tempat |
|
Kulo Kopi |
Tersedia Hanya Minuman |
Gofood/Grabfood |
Setiap Hari Jam Kerja (10.00-22;00) |
Tersedia |
Kulo App |
Kartu dan
Bayar di tempat |
Konsumsi kopi domestik
Indonesia juga terus meningkat. Data Tahunan Konsumsi Kopi di Indonesia
menunjukan pada 2019/2020 mencapai 294.000 ton atau meningkat
sekitar 13,9% dibandingkan konsumsi pada 2018/2019 yang mencapai 258.000 ton. trend konsumsi kopi di kalangan pemuda berpotensi
besar meningkatkan jumlah konsumsi kopi di Indonesia. Pernyataan tersebut
didukung oleh data yang yang peneliti
lampirkan di poin sebelumnya,yang menunjukkan adanya trend
kenaikan konsumsi kopi di Indonesia, konsistensi statistik konsumsi
kopi nasional mencapai angka 2,49% dalam 4 tahun
terakhir.
Kualitas dari kopi yang disajikan pun dapat memberikan dampak yang besar bagi kesuksesan kedai kopi tersebut. Indonesia, sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, memiliki banyak jenis kopi yang ditanam di berbagai daerah di seluruh penjuru tanah air. Meningkatnya data statistik produksi dan konsumsi kopi di Indonesia dari tahun ke tahun, secara garis besar adalah standar minum kopi yang meningkat pula.tren yang bergeser pelan namun cukup konsisten.Awalnya hanya nongkrong, lalu mencari jaringan internet. Namun, lama-lama mulai mencari produk kopi tertentu dan akhirnya mulai mencintai kopi. Itulah yang membuat coffee shop di seluruh Indonesia semakin besar.
Kesimpulan
Jika ingin memulai bisnis coffee shop, kita harus
bisa menawarkan menu sederhana yang dikemas secara unik,modern,dan kekinian.
Hal ini dilakukan untuk menarik minat konsumen, seperti menu kopi yang dicampur
dengan cappuccino, dessert, mocca, susu, dan lainnya.dan juga menyajikan
makanan ringan yang bisa mendampingi konsumen saat sedang meminum kopi,
misalnya dengan kentang goreng maupun makanan ringan lainnya.
Selain itu juga, saat ini tren masyarakat
Indonesia adalah menikmati kuliner di tempat sederhana tetapi tetap berkelas
dan nyaman. memberikan fasilitas seperti WiFi gratis, colokan listrik, dan
sebagainya. Hal ini akan memudahkan mereka yang ingin menikmati kopi sekaligus
bekerja. Tempat yang sangat
mendukung untuk membuka usaha kedai kopi adalah tempat yang strategis. Secara
strategis,tempat yang tepat adalah di pinggir jalan atau dekat dengan kawasan
kampus, perkantoran dan pusat perbelanjaan. Selain itu kebersihan dan keindahan
tempat juga perlu diperhatikan, hal ini dimaksudkan agar pengunjung bisa merasa
betah di kedai kopi kita. Agar pengunjung merasa nyaman dan betah usahakan
desain interior yang dapat kita gunakan adalah desain yang unik.




